Bimbingan Perkawinan

Artikel seputar permasalahan tentang perkawinan dan rumah tangga.

Kegiatan Keagamaa

Kegiatan Keagaman yang dilakukan di kantor dan luar kantor KUA Sape.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Kegiatan Keagamaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kegiatan Keagamaan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 Juli 2025

Pembukaan MTQ ke-29 Desa Lamere: Membangun Generasi Cerdas dan Berakhlakul Karimah Menuju Desa Beradab dan Bermartabat


Lamere , 07 Juli 2025 – Desa Lamere kembali menyelenggarakan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Desa yang ke-29 dengan tema “Kita Bangun Generasi yang Cerdas Berakhlakul Karimah Menuju Lamere yang Beradab dan Bermartabat”. Pembukaan berlangsung khidmat di Lapangan Katuba, Desa Lamere, Kecamatan Sape pada Senin (7/7/2025), dihadiri ratusan warga.

Turut hadir dalam acara ini Anggota DPRD Kab. Bima, Sekretaris Camat, Ketua LPTQ Kecamatan Sape, Kepala KUA Kecamatan Sape, para Kepala Desa se-Kecamatan Sape, tokoh agama dan tokoh masyarakat di Desa Lamere.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh qari muda asal Desa Lamere, kemudian dilanjutkan dengan laporan Ketua Panitia MTQ tentang kesiapan acara serta rincian peserta yang ikut dalam berbagai cabang lomba.

Dalam sambutannya, Ketua LPTQ Kecamatan Sape, menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, namun juga wadah pembinaan karakter Qur’ani bagi generasi muda untuk membentuk apa yang disebut dengan Kecerdasan Spiritual (Spiritual Quotient). Sementara itu, Sekretaris Camat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung upaya peningkatan kecintaan terhadap Al-Qur’an sebagai bekal membangun masyarakat yang beradab dan bermartabat.


Kepala KUA Kecamatan juga turut memberikan sambutan yang menyentuh hati. Beliau mengajak seluruh orang tua untuk berperan aktif dalam membimbing dan mengarahkan anak-anaknya agar gemar membaca dan memahami Al-Qur’an. "Mari kita jadikan rumah-rumah kita sebagai tempat yang mencintai Al-Qur’an. Ajak anak-anak kita mengikuti MTQ bukan hanya untuk juara, tetapi untuk membentuk karakter mereka menjadi generasi yang cinta agama dan berakhlak mulia," pesannya.

Suasana pembukaan berlangsung semarak namun penuh kekhidmatan. Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya hadirin yang mengikuti setiap rangkaian acara. Penampilan seni Islami dari Team Marawis SMA 3 Sape turut memeriahkan suasana dengan penuh semangat dan kekompakan.


MTQ ke-29 tingkat Desa Lamere dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan mempertandingkan cabang lomba seperti Tilawah Al-Qur’an, Tartil, Tahfidz, dan Kaligrafi. Harapannya, kegiatan ini mampu melahirkan generasi muda yang cerdas, religius, serta mampu menjaga martabat dan kehormatan Desa Lamere di masa depan.

Minggu, 06 Juli 2025

KULTUM IMTAQ : Kekuatan Sabar dan Sholat

Kekuatan Sabar dan Sholat

Video Kultum Imtaq : Kekuatan Sabar dan Sholat


Sabar dan sholat adalah dua senjata utama yang diajarkan Islam dalam menghadapi ujian hidup. Dalam setiap kesulitan, Allah SWT memerintahkan hamba-Nya untuk bersandar kepada-Nya melalui kesabaran dan mendirikan sholat. Sabar bukan berarti pasrah tanpa usaha, tetapi kekuatan jiwa untuk tetap tenang, istiqamah, dan tidak berputus asa. Sementara sholat adalah penghubung langsung antara hamba dan Tuhannya, tempat mengadu, memohon pertolongan, dan menenangkan hati. Dengan sabar dan sholat, seorang Muslim mampu melewati badai ujian dengan hati yang kuat, langkah yang mantap, dan keyakinan bahwa pertolongan Allah selalu dekat.

Kamis, 03 Juli 2025

KUA Kecamatan Sape Turut Meriahkan Hari Jadi Bima ke-385 Lewat Pawai Budaya "Rimpu"

Pawai Rimpu - KUA Sape

Sape, 3 Juli 2025
 — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sape turut ambil bagian dalam memeriahkan Hari Jadi Bima ke-385 dengan mengikuti pawai budaya Rimpu yang mengusung tema, yaitu "Unggul, Berprestasi, Berkarakter Islami, Bermartabat dan Berkemajuan". Kegiatan ini berlangsung meriah dengan melibatkan berbagai instansi, sekolah, dan elemen masyarakat se-Kecamatan Sape. 


Pawai budaya yang digelar di pusat Kecamatan Sape ini menjadi ajang untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya Bima, khususnya busana tradisional Rimpu yang menjadi identitas perempuan Mbojo. KUA Sape menampilkan barisan peserta perempuan dengan balutan kain sarung khas dan gaya berbusana Rimpu Mpida dan Rimpu Colo yang anggun dan sopan, selaras dengan nilai-nilai syariat Islam. 


Kepala KUA Sape, Abdul Haris, S.H., menyampaikan bahwa partisipasi ini merupakan bentuk kecintaan KUA terhadap budaya lokal sekaligus sebagai wujud kolaborasi antara nilai adat dan nilai agama. 


"Kami ingin menunjukkan bahwa budaya dan agama bisa berjalan beriringan. Rimpu bukan hanya warisan leluhur, tetapi juga mencerminkan nilai kesopanan dan kehormatan wanita dalam Islam," ujarnya. 

Tak hanya menampilkan busana tradisional, rombongan KUA Sape juga membawa pesan moral melalui poster dan orasi singkat tentang pentingnya menjaga identitas budaya dan memperkuat akhlak generasi muda. 


Kegiatan ini pun mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Antusiasme warga terlihat dari barisan penonton yang memadati sepanjang rute pawai, menyambut para peserta dengan tepuk tangan dan sorakan semangat. 


Dengan semangat "Dou Mbojo Maju dan Berbudaya", KUA Kecamatan Sape berkomitmen untuk terus mendukung pelestarian budaya lokal yang sejalan dengan nilai-nilai keislaman demi membangun masyarakat yang religius, berakhlak, dan berbudaya. 

Selasa, 01 Juli 2025

Pembukaan MTQ Ke-58 Tingkat Desa Raioi Berlangsung Khidmat dan Meriah

Penyerahan Al-Qur'an dari KUA untuk MTQ

Raioi, 1 Juli 2025
— Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-58 Tingkat Desa Raioi resmi dibuka pada Selasa malam (1/7/2025) ba’da Isya di halaman Masjid Jami’ Ar-Rahman Raioi. Kegiatan pembukaan berlangsung penuh khidmat dengan kehadiran para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pejabat dari berbagai instansi.
Tim Padura 

Acara diawali dengan pembacaan Kalam Ilahi oleh Ust. Fitratul Mubarak, M.Hum., yang menggetarkan hati para hadirin dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Suasana semakin syahdu saat doa pembukaan dipimpin oleh Ust. Dr. Abdul Munir, M.Pd.I., yang juga menjabat sebagai Koordinator Dewan Hakim sekaligus Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sape.

Dr. Abdul Munir

Ketua Panitia MTQ, Khairul Anas, dalam laporannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini serta mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi. Setelah itu, seluruh peserta dan undangan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars MTQ sebagai bentuk semangat kebangsaan dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.

Kepala KUA Sape

Acara dilanjutkan dengan pelantikan Dewan Hakim dan Juri MTQ, sebagai wujud komitmen menjaga nilai keadilan dan profesionalisme dalam penilaian lomba. Kemudian, Kepala Desa Raioi menyampaikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan MTQ ke-58 tingkat desa tersebut.

Kepala KUA Kecamatan Sape, Abdul Haris, S.H., memberikan sambutan sekaligus menyerahkan al-Qur'an, dilanjutkan Camat Sape, Muhammad Akbar, S.P., M.Si., juga turut memberikan sambutan sekaligus membuka MTQ Tingkat Desa Raioi ke 58. Keduanya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kegiatan MTQ sebagai sarana pembinaan generasi Qur’ani dan ajang silaturahmi masyarakat.

Camat Sape

Turut hadir dalam acara pembukaan ini para tokoh penting di wilayah Kecamatan Sape, antara lain Ketua MUI, PHBI, dan LPTQ Kecamatan Sape, Babinsa, Babinkamtibmas, serta seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Sape.


Dengan semangat ukhuwah Islamiyah dan cinta terhadap Al-Qur’an, MTQ Ke-58 Tingkat Desa Raioi diharapkan mampu melahirkan qari dan qariah terbaik yang akan mengharumkan nama desa di ajang-ajang MTQ selanjutnya, baik di tingkat kecamatan, kabupaten, maupun provinsi.

Para kepala Desa dan Tokoh Agama